JAKARTA – Guna memastikan denyut aktivitas masyarakat di pusat
Jakarta berjalan aman dan tertib, Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri
menerjunkan puluhan personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan
Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin
(30/03/2026).
Sejak pukul 05.00 WIB, sebanyak 70 personel di bawah pimpinan AKBP
Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., telah disiagakan di tiga titik
strategis, yakni Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua. Kehadiran
personel Polri ini bertujuan utama menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan,
Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
“Kami hadir lebih awal untuk memastikan masyarakat yang memulai
aktivitas pagi hari merasa tenang. Fokus kami adalah pengaturan arus lalu
lintas di titik rawan kepadatan serta melakukan pengamanan preventif,” ujar
perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.
Pendekatan Humanis Melalui Patroli Dialogis
Tak sekadar mengatur jalan, pada pukul 08.30 WIB, personel di
lapangan juga masif melakukan Patroli Dialogis. Petugas tampak berinteraksi
langsung dengan pengguna jalan, wisatawan, dan warga sekitar untuk memberikan
imbauan Kamtibmas secara humanis.
Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini potensi gangguan
keamanan serta membangun komunikasi yang erat antara Polri dan masyarakat.
Hasilnya, hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB, situasi di tiga kawasan
utama tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ada kejadian
menonjol.
Meski sempat terkendala dinamika cuaca dan lonjakan volume
kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel di lapangan memastikan arus kendaraan
tetap mengalir tanpa hambatan berarti.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri melalui
semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di
tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai
pelindung dan pelayan yang memberikan rasa aman secara nyata.
0 Komentar