NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur bergerak cepat
menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, terkait
seorang warga yang mengamuk sambil membawa senjata tajam di Kecamatan Geneng,
Kabupaten Ngawi,Senin (23/2/26).
Pamapta Polres Ngawi, Ipda Erlanda bersama piket fungsi dan
personel Sat Samapta yang dipimpin Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan segera
menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kapolsek
Geneng AKP Haris Sunarto
Saat tiba di tempat kejadian, petugas mendapati seorang pemuda
yang depresi tersebut berada di dalam
rumah sambil berteriak dan mengancam warga sekitar menggunakan dua bilah
senjata tajam.
Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif guna menenangkan
situasi.
Namun, karena yang bersangkutan membawa senjata tajam dan
berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, petugas mengambil
tindakan terukur dengan menggunakan taser gun (senjata kejut).
Taser gun (senjata kejut) mengeluarkan aliran listrik bertegangan
rendah untuk melumpuhkan sementara, sehingga anggota Polres Ngawi dapat
mengendalikan pelaku tanpa menimbulkan luka serius.
Penggunaan alat tersebut dilakukan secara profesional dan
proporsional demi menjamin keselamatan semua pihak.
Berkat kesigapan dan profesionalisme aparat gabungan, proses
evakuasi berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dua bilah senjata tajam berupa parang dan belati turut diamankan
sebagai barang bukti.
Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke RSUD Ngawi untuk
mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa
layanan Call Center 110 merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk
melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Setiap laporan masyarakat melalui call center 110, akan kami
tindak lanjuti secara cepat dan profesional," ujar AKBP Prayoga.
Polres Ngawi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu
memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian serupa atau
situasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

0 Komentar